Juz 30 kitab suci Al-quran merupakan letak beberapa surat yang sering dihafal oleh kalangan muslim dengan banyak sistem penghafalan,dan ternyata hafalan inipun pun diterapkan disekolah ku.

dengan cara yang lebih sedikit berbeda tapi memiliki tujuan yang sama,dan tak kalah seru teman-teman ku pun banyak yang antusias terlebih dengan adanya informasi bahwa siapa yang hafalannya mencapai jumlah yang sangat maksimal maka ia akan diberi imbalan berupa buah tangan.

Hal itu sungguh membuat para pelajar sekolahku semangat seakan memperebutkan nobel award yang kulihat disalah satu stasion TV lokal rumah ku. Tapi terlepas dari itu semua aku selalu ingat kata seorang guruku kalau kita banyak menghafal quran maka rahmat Allah senantiasa menghampiri kita dan pemikiran kita pun terutama dalam hal proses belajar.

Mendengar pesan ini aku percaya dan benar adanya,buktinya temanku putri yang bernama Nurhayati adalah juara penghafal terbanyak di sekolahku pada saat semester 1 dan ia pun jawara hafalan terbanyak di kelas 1 dan ia merupakan salah seorang siswi pintar yang dimiliki sekolah ku terutama dibidang keagamaan dan matematika.

Berangkat dari itu semua aku pun ingin menghafal Qur-an yang belum pasti aku bisa mengalahkan jawara hafal di sekolah ku sich….tapi yang jelas aku ingin menjadi hamba Allah yang benar-benar mencintai firman-firmannya yang sering ku dengar saat di bacakan ketika sholat di mesjid dengan irama dan suara yang khas melayu Atjeh oleh tengku imam gampong ku. šŸ™‚

Hari kamis tanggal 19 mei yang telah di tunggu-tunggu oleh siswa yang akan menalarkan berapa banyak jumlah hafalan mereka telah tiba dan itu termasuk aku sendiri. Sekolah ku adalah sekolah yang profilnya sangat keagamaan banget seperti namanya MAN yaitu Mandrasah Aliyah Negeri dan kami bertitel no I sering disebut MAN Meulaboh I (MANSA).

dan hafalan juz’amma ini bisa dikatakan sebuah kebiasaan tahunan yang hampir tak terlewatkan oleh pelajar sekolahku,dengan sistem,barang sudah mencapai target hafalan maka saat pembagian rapor akan langsung diberikan tapi yang tidak maka ia harus melunasinya percis seperti pelunasan setoran pada toke ikan yang kulihat di area pajak ikan kampong ku…heheee meski dampaknya beda sich ! di sekolahku jika tidak sampai hafalan yang sudah ditetapkan maka ia pun di kecam tinggal kelas, Woww sadiss….

Tapi,Alhamdulillah semenjak aku sekolah di MANSA tak pernah terjadi hal demikian dan malahan ada yang menambah ke Juz yang lebih panjang lagi…keren kan,heumm….

Dari kabar dan pertanyaan yang pernah kutanyakan pada adik-adik kelasku,ada yang ungkap : masalah hafalan sungguh pentinglah kak biar kita menjadi pemuda yang mapan di masa depan meski agak berat ug sich,,hehee…

begitulah ungkap salah satu teman adik kelas ku Heri sambil menatap Quran yang berada di tangannya.

So,hayook kwan-kawan ku semua,kapan lagi kita bisa menghafalnya kalu tidak sekarang untuk menjadi pribadi yang yang baik,santun dan siap menjadi hafizh-hafizah yang kan mempertahankan kedamaian di bumi Atjeh tercinta ini.Kalau kamu cinta damai maka jaga ia dan salah satu caranya perbanyak hafal Quran dan mempelajari makna yang terkandung Cozz damai terletak di dalamnya…***

Iklan